Antara Cinta dan Kecerdasan

posted in: Deposito Gratis Asuransi | 0


“Cinta jangan kau pergi.. tinggalkan diriku sendiri.. cinta jangan kau lari..”, begitulah kira-kira penggalan dari lagu Sheila Madjid. Mumpung cuacanya lagi hujan, sepertinya mendukung nih membicarakan cinta. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti cinta/cin┬Ěta/ yaitu suka sekali, bisa juga diartikan dengan sayang benar.

Sekarang kalau kita benar-benar sayang terhadap seseorang, pasti akan melakukan apapun juga dan rela berkorban demi cinta, yang penting masuk akal. Yang menjadi pertanyaan, apakah masuk akal jika kita membelikan asuransi untuk orang yang kita cintai? Atau membeli asuransi untuk diri sendiri demi orang yang kita cintai? maksud hati supaya tidak perlu merepotkan orang lain yang jelas-jelas kita cintai, disaat terjadi resiko dengan diri kita sendiri.

Untungnya sudah banyak yang sadar dengan pentingnya asuransi, salah satunya mungkin Anda yang membaca artikel ini. Punya asuransi bukan berarti mengharapkan terkena resiko, akan tetapi sebagai perlindungan agar terhindar dari kerugian secara financial. Mungkin ada juga beberapa dari kawan kita yang mengatakan asuransi itu tidak penting. Maka dari itu diperlukan kecerdasan. Ibaratnya kita cinta pada keluarga tetapi berani mengatakan kalau asuransi itu tidak penting. seperti yang dikatakan B.J Habibie, “tanpa kecerdasan, cinta saja tidak cukup”. Jangan hanya kendaraan kita saja dong yang diasuransikan. “Benda mati saja kita rela buat bayarin premi, untuk diri sendiri kok masih perhitungan”, mari kita galakan Generasi Sadar Asuransi.

Buat Anda yang berminat dengan Asuransi gratis, mungkin program ini cocok untuk Anda. Bisa klik disini.