Jangan Mengandalkan Asuransi Kantor

posted in: Deposito Gratis Asuransi | 0

Jangan hanya mengandalkan Asuransi kantor

Saya ingin sharing, teman saya bulan lalu menjalani operasi angkat benjolan. Teman saya memiliki BP*S tapi dia tidak gunakan karena pertimbangan susah ngurus dan harus antri. Dia gunakan fasilitas Asuransi dari kantor tempat suaminya bekerja. Operasi pertama habis biaya 45 jt diganti full oleh Asuransi.

Karena hasil patologi benjolan tersebut adalah kanker ganas, maka pada hari sabtu lalu dia melakukan operasi pengangkatan payudara. Perkiraan biaya sekitar 55 jtan. Teman saya baru merasakan manfaat dan pentingnya asuransi sekarang ini saat dia sdh sakit. Dia masih hrs menanggung sendiri biaya kemoterapi selama 6x perkiraan 90 jt. Belum lagi perawatan kanker lainnya.

Karena limit Asuransi kantor suami hanya 100 jt. Usia suami sudah 53 tahun, berarti kurang 2 thn lagi sudah pensiun. Sudah di tanyakan ke pihak asuransi ternyata asuransi tersebut tidak bisa di perpanjang secara perorangan karena hanya khusus saat menjadi karyawan. Kendala sekarang ini teman saya sdh tidak mungkin diterima di Perusahaan Asuransi karena sudah punya riwayat kanker.

Pelajaran dari sharing saya : 1. Selagi punya uang dan sehat sisihkan uang untuk beli Asuransi Kesehatan Pribadi. 2. Jangan terlalu berharap sepenuhnya dengan asuransi kantor karena itu sifatnya sementara.

*cerita diatas adalah sharing dari teman LinkedIn Eddi Mak, CFP.

Jika Anda membutuhkan informasi akan Asuransi Penyakit kritis, silakan Hubungi kami atau klik Produk Asuransi Penyakit Kritis.